babunegara works with microsoft forntpage

jjjjj

 

babunegara ngeblog!: Gak lucu atau mencobanya. Gak mutu atau maksain untuk itu. Bukan terobosan hebat karena blog ini hanyalah bukti saya lebih sering nganggur dibanding pegawai lain.

bangpay: Seorang anak, suami, kakak, sahabat dan rekan kerja. Tinggal dan bekerja di Ternate sebagai priyayi KORPRI di sini. Pecinta oblong, celana setengah tiang dan topi yang hidup bagai kecoa.

 

make|blog|not|war

 

profil bangpay

langganan pake RSS? (opo kuwi?)

 

 
 
Sunday, February 03, 2008
Jika Saya Ndak Nongol Di Sini
JARINGAN LELET. SEMELEKETE!

Permasalahan jaringan benar-benar mengekang aktivitas saya dalam ngeblog. walaupun ngeblog sebenarnya belum bisa dikategorikan sebagai aktivitas wong saya lebih sering ngentut daripada ngeblog, tapi intinya gara-gara jaringan yang hangudubilah leletnya jaringan kantor saya sempoyongan untuk konek ke sini.

Tapi bukan saya namanya kalo saya nyerah begitu saja. Tiap kali mo ngeblog saya refresh terus browser yang keburu ambruk koneksinya itu sampai akhirnya ide dan mood saya hilang, maka batallah saya ngeblog haru itu.

MAKA SAYA PINDAH KE SINI.

Tapi blog ini gimana? Memang sih dengan ngeblog di wordpress semuanya jadi lancar tapi.... Saya seneng banget lho ngeblog pake blogspot. Tapi ini bukan soal pilihan, ini soal kebutuhan akan ngeblog.

Jadi saya insya allah-nya akan tetap ngeblog di sini tapi juga nulis di kalangkabut.wordpress.com secara resmi saya mengumumkan dalam hal ngeblog saya berpoligami. Huahahahaha!!

Soal saya keukeuh ngeblog, selain karena ambisi pribadi, saya juga merasa tertantang untuk mempertahankan eksistensi blogger asal ternate, yang belakangan satu demi satu bertumbangan.

Sampai jumpa!

Kunjungi saya di sini ya....

KALANGKABUT.WORDPRESS.COM

Labels: ,


baca selengkapnya..

ditulis oleh bangpay @ 11:53 PM   18 komentar

Wednesday, January 23, 2008
Lapor, Bos!! Bini Hamil!!!
LAPOR!!!

ISTRI SAYA RESMI HAMIL! MOHON DOANYA AGAR LANCAR SELALU.

laporan (untuk saat ini) selesai dulu!

Labels: , ,


baca selengkapnya..

ditulis oleh bangpay @ 10:28 PM   10 komentar

Monday, December 24, 2007
Tahun 2007 Hampir Usai, Tarik Nafaaass!!!
TANGGAL 2 September adalah tanggal terakhir saya nulis di blog ini. Lama sekali. Kemana saja saya?? Saya sendiri bingung mau bilang saja. Tapi satu alasan yang bisa saya utarakan -di antara berjuta alasan gawat lainnya- adalah lantaran kantor saya yang sebentar lagi konon mau berbasis IT itu masih miskin bandwitdh sedang saya lebih sreg kalo posting di blog ndak mutu ini di kantor sembari tenguk-tenguk nunggu jam pulang (ini korupsi tho? korupsi bandwitdh??).

Tahu-tahu tanggalan di kalender sudah harus diganti lagi. Bentar lagi masuk ke tahun 2008. Dua Ribu Delapan. Saya bukan peramal atau orang yang tanggap ing sasmita, apalagi orang yang mumpuni ilmu katuranggan dan ngiman supingi! Bukan tapi saya berani bilang, jangan berdoa tahun depan tidak ada masalah.

Karena yang namanya masalah itu ya berbanding lurus dengan kehidupan. Selama hidup ya anda semua bakal kena masalah. Wis tho ndak usah konfirmasi ke penasihat spiritual sampeyan, memang begitulah kenyataannya..

Sebagaimana biasa saya akan bikin resolusi bukan revolusi -karena saat ini kata revolusi juga sudah mulai bau duit, kaus-kaus bertuliskan revolusi dan tetek bengeknya kan sudah jadi barang jualan- yang pastinya ndak terlalu ngaruh di negara ya mawut-mawut seperti Endonesia kita tercinta ini.

Apa ya resolusi saya kali ini? Jangan yang muluk-muluk ah! Saya kan suka lupa dan melupakan. Selain mood-mood-an saya ini orangnya suka mut-mutan... Tentunya dengan bini. Halah...

Entah bagaimana nasib blog saya tahun 2008 nanti. Semoga masih tetep hidup dan lebih lagi semoga saya punya waktu luang. (Iri saya dengan temen saya ini yang masih punya banyak waktu luang, bukan begitu, bung??)

Yang jelas di tahun 2008 delapan nanti saya janji akan lebih sering mandi karena belakangan gerundelan istri saya lantaran saya tidak mandi berujung ke pertengkaran. Menyedihkan memang di usia saya yang kini lewat seperempat abad saya masih susah untuk mandi.

Terus, saya berniat untuk mencoba tren baru -minimal hal yang baru buat saya- yaitu sisir. Sisir, jungkat atau apalah nama yang anda berikan untuk alat merapikan rambut. Tentunya nantinya saya harus konfirmasi ke tukang pangkas rambut langganan saya agar tidak lagi memotong rambut saya dengan gaya "terserah kau sajalah yang penting aku tak perlu sisiran kalo mau kemana-mana".

Old & New Party-nya mo kemana, pay?

Akan halnya itu saya Insya Allah pas malam tahun baru nanti kami hanya akan klekaran beralaskan karpet di depan televisi yang dilengkapi dengan 18 channel dan nyamikan ndeso semacam terang bulan atau martabak dan kacang sukro. Ndak keren memang tapi klekaran begini minimal bisa merangsang agar hubungan saya dan bini makin, makin dan makin erat lagi....

Lagi pula dengan ngglethak di karpet, ranjang bisa ngaso dulu.... Huahahahaha!!

Lekoh!

Ya sudah... nikmati hidup anda, yang penting ingat kalo hidup itu sendiri tidak cuman sekedar buat mat-matan saja....

Selamat Tahun Baru 2008!!!!


Labels: , , , , ,


baca selengkapnya..

ditulis oleh bangpay @ 3:51 AM   8 komentar

Sunday, September 02, 2007
Jalan-jalan Ke Buli, Halmahera Timur
HARI kamis lalu saya bersama kepala seksi saya dinas ke buli, sebuah desa di Kabupaten Halmahera Timur. Tujuan kami tak lain tentu saja hanya mau melakukan pemeriksaan sebuah perusahaan tambang di sana. Berikut ini ceritanya.



Buli, adalah desa yang hadir dan berkembang karena adanya perusahaan tambang disana. Penduduknya multi etnis, baik penduduk asli, pendatang dari ternate, bugis, buton, gorontalo, jawa dan tentu saja etnis tionghoa ada disana. Untuk ukuran Indonesia Timur, buli termasuk rame. Tapi untuk ukuran sampeyan yang tinggal di jawa, buli itu neraka.



Ya, pusat keramaian di buli hanya pasar yang buka jam 9 pagi hingga jam 7 malam. Jalanan yang becek. Dan tentunya sepi.

Jam setengah 11 pagi hari kamis saya dan bos saya berangkat ke Buli menggunakan pesawat Trigana Air. Perjalanan hanya 20 menit. Alhamdulillah cuaca lagi cerah. Turun dari pesawat, feeling saya mulai gak enak. Bayangkan saja kalo sampeyan turun di pesawat kayak turun dari angkot pas musim hujan. Bandara apa ini? Kok becek???

Celana dan sepatu saya penuh lumpur. Ponsel saya hanya menunjukkan satu - dua bar tanda daerah bandara Buli ini miskin sinyal. Saya dan Kasi saya benar-benar buta arah dan transportasi menuju daerah tambang yang kami periksa. Beruntung kami berjumpa dengan (sebut saja) BapakMaman Sumaman, pegawai PT Aneka Tambang yang kebetulan sedang menjemput tamu.

Dengan bahasa sunda yang terpatah-patah saya mencoba menanyakan kemungkina transportasi yang paling efektif menuju Perusahaan Tambang yang hendak kami periksa. Efek Psikologis yang saya harapkan terjadi juga.

Begini, menurut sampeyan nama Maman Sumaman yang terpampang di name tag itu nama orang mana? Otak saya langsung menangkap bahwa nama seperti itu atau Dadang Sudadang atau Cecep Gorbacep adalah orang sunda. Dan seperti jutaan perantau lainnya akan sangat senang jika perasaan kerinduan akan kampung halaman ada yang menyentuhnya. Hasilnya?

"Bapak naik bis bandara dulu nanti mintya turun di PT Antam, dari sana saya akan antar Bapak-bapak. Soalnya mobil kami penuh jadi kita bertemu di sana saja, Oke, Pak?"

Senyum saya melebar...



BULI, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur adalah sebuah desa kecil yang termasuk rame untuk ukuran desa di pulau Halmahera. Saya akui saya berharap terlalu banyak saat hendak berkunjung kesana. Saya terlalu antusias dengan kata "rame".

Transportasi darat adalah cobaan terberat saat saya bersama Kasi saya yang telah saya tulis di sini. Hanya mobil-mobil yang terpilih yang bisa bertahan di jalur darat Buli yang semuanya bagai jalur off road. Mobil yang paling banyak saya jumpai disini adalah mobil Mitsubishi Strada. Ya, butuh performa mesin yang bukan main-main untuk bisa melalui jalanan di sana.

Lebih terkejut lagi ketika saya sampai di pusat kota Buli dimana mobil yang dipakai untuk transportasi umum antar kota seperti Buli - Subaim - Sofifi (calon Ibukota Propinsi Maluku Utara) kebanyakan bernilai 500 juta ke atas! Jarak Buli dengan Subaim yang berjarak kurang lebih 40 km harus ditempuh selama 4 jam!! Bayangkan jika sampeyan menggunakan mobil ceper bermesin melempem?!

Ongkos mobilnya juga gak baen-baen. Untuk trayek Buli - Subaim kita harus merogoh kocek Rp. 200 ribu! 40 km seharga 200 ribu??? Dan Subaim - Sofifi harus keluar uang kurang lebih 300 ribu lagi itupun harus ditempuh selama 5 jam pula!



Perjalanan darat adalah alternatif kami berdua untuk pulang ke ternate karena penerbangan baru ada hari selasa minggu depan. Dari Buli kami berencana Ke Subaim lalu nyambung ke Sofifi. Dari Sofifi kami berencana naik speed boat menuju Ternate. What a plan!

Anda mengeluh jalanan berlubang atau rusak? Ndak malu sama penduduk pedalaman? Kita sama-sama orang Endonesia lho....

Labels: , , ,


baca selengkapnya..

ditulis oleh bangpay @ 12:03 AM   14 komentar

Saturday, July 28, 2007
Melepas Status Bujang Geografis
Akhirnya dengan sedikit berat hati dan banyak tekanan mental, saya harus melepas status saya sebagai bujang geografis di pulau ternate ini.

Istri saya yang tercinta akhirnya mendapat kepastian pindah mengikuti suaminya yang ganteng nan rupawan ini. Hal ini sudah dipastikan via telpon tadi jam 9 pagi.

Di balik sana suara bini saya bener-bener keliatan excited dengan mutasinya itu. Sedang saya? Dengan pindahnya bini saya tentunya akan membuat waktu leyeh-leyeh glethakan rebahan di depan TV waktu hari libur menjadi sirna, tidur di kantor juga bakal ndak bisa, pipis depan rumah juga pasti jadi haram, atau ngupil seenaknya jelas bakal menimbulkan prahara di bukit menoreh (anyone know what the hell bukit menoreh was?)

Bini, kusambut dirimu dengan segala cintaku! Aku senang akhirnya kita bisa bersatu....

Labels: ,


baca selengkapnya..

ditulis oleh bangpay @ 12:54 PM   16 komentar

Thursday, July 26, 2007
Pejabat Coret Mental Gembel
Kadang saya bingung dengan diri saya (tentu saja orang lain pun sering bingung tentang saya). Di satu sisi kadang kalanya saya anti dengan hal-hal yang bersifat darurat, tapi saya juga sering kali bertingkah macam gembel. Percaya atau tidak saya sering sekali tidur di kantor. baik sekedar untuk lembur atau memang lagi ndak mau pulang ke rumah (toh saya ini bujang geografis).

Saya kok jadi sering ngelamun, seandainya saya kerja di hotel tentunya minimal bisa menikmati kasur yang enak di kantor sendiri. Ah sekedar angan-angan.

Bagaimanakah saya tidur di kantor saya?

Tentunya di kantor saya tidak ada yang namanya tempat tidur. Jadi tidur di kasur sudah sangat jarang saya lakukan. Jika saya dipasrahi kunci ruang server tentunya akan nikmat karena bisa molor di atas karpet (agak) tebel dan AC yang sejuk. Kalo tidak?

Kantor saya ini kantor darurat, karena bangunan yang lama sedang di bangun kembali setelah dianggap tidak layak untuk digunakan. Nah di kantor sementara yang dulunya bekas minimarket ini, tak ada musholla! Ya, kantor memang dekat dengan masjid jadi buat apa bikin mushola. Nah biasanya kan (dimana-mana) yang namanya musholla kantor akan menjadi tempat pelarian paling nyaman untuk tidur-tiduran siang meluruskan pinggang meski sudah ada larangan tidur di situ.

Jadi di kantor saya tidur beralaskan kardus bekas, potongan karpet sisa atau bahkan kertas koran bekas!!!!

Alhamdulillahnya saya dianugerahi kemampuan untuk tidur dimana saja (mengingat saya pernah ketiduran di kamar mandi) jadi tidur di kantor tetap ada nikmat-nikmatnya buat saya.

Dimana tho nikmatnya mas?

daripada ketiduran dengan posisi duduk, tidur di atas koran tentunya akan lebih nikmat. Daripada insomnia kayak hobinya bini saya, tidur di atas kursi lipat yang disusun sedemikian rupa tentunya bagaikan mukjizat!

Omong-omong soal tidur dengan kursi lipat, postur tinggi tubuh saya ternyata bisa muat tidur dengan nyaman hanya dengan dua buah kursi lipat!! Sebuah prestasi membanggakan? Tidak juga, namun saya seringnya suka senyum-senyum geli memikirkan betapa baiknya Gusti Allah sama saya....

Bagaimana tidur sampeyan tadi malam?


Labels: , , , ,


baca selengkapnya..

ditulis oleh bangpay @ 1:21 PM   2 komentar

Wednesday, July 25, 2007
(lagi) Kekerasan di IPDN
Gak gumun. Gak ngungun. Serius, kok saya gak kaget sama sekali ketika kemarin mendengar berita tentang penganiayaan yang dilakukan oleh para praja tingkat III IPDN terhadap seorang tukang ojek sampai akhirnya korban meninggal dunia. Ya, sebagai orang yang pernah mengenyam pendidikan gratis dari pemerintah di sini, saya kadung sebel! gaya sok-jagoan begini kan gak ada faedahnya sama sekali. Oke lah kalo mo sok jago di dalam kandang, ndak papa kok sok senior! Sok senior disini ya dengan cara lebih sering nraktir makan, bagi-bagi rokok, atau ndobos tentang masa depan di dunia kerja nanti. Lha nek sok jagoannya dengan cara adigang adigung adiguna ya saya ndak ikut-ikutan!



Di dalam kampus saja yang toh nantinya akan menjadi lulusan dengan pangkat dan golongan yang sama (hanya beda masa kerja jika menyangkut junior-senior) sudah begitu parahnya, lha bagaimana nanti di dunia kerja? Bagaimana juga nanti dalam melayani masyarakat?

Ada kenalan saya (yang saya benci) begitu ngantor di sebuah instansi pemda kampung saya kok ya jadi aneh. Tetangga saya yang sekantor sama dia sering cerita bagaimana soknya teman saya itu terhadap pegawai lain yang pangkat dan golongan serta tingkat pendidikannya lebih rendah darinya. Sedang kepada yang lebih tinggi malah over dalam hal nunduk-nunduk! Gombal Mukiyo tenan!!

Hidup kan cuman mampir ngombe tho? Mbok mari minum dari cawan kebijaksanaan sebanyak-banyaknya, bukan malah mendhem minum anggur sampai mabuk!

Ndak puas jadi jago kandang lalu mencoba melebarkan sayap ke luar kampus? Apapun alasannya kekerasan harus ditanggapi dengan bijak. Apapun penyebabnya, toh harus tetap pakai akal dan hati. Keroyokan tentunya bukan hal yang keren di mata perempuan, adik-adik semua!!!

Saya heran, kegiatan kampusnya ngapain aja sih? Jatah makanannya apa saja sih? Kok emosi tinggi semua???

"Mas, kalo sampeyan tiba-tiba didatangi orang gak dikenal yang minta rokok bagaimana, mas?"
"Ya bilang kalo saya gak merokok!!"
"Lha kalo mkaksa minta dibeliin rokok?"
"Ya belikan saja..."
"Kok gitu?"
"Lha iya tho?? cuman rokok lho... bukan minta celurit atau minta dibeliin berlian kan?"

Sumber: Media Endonesia
Gambar diambil dari sini.

Labels: , , ,


baca selengkapnya..

ditulis oleh bangpay @ 1:15 PM   6 komentar

HALAMAN|DEPAN

 

TEMPAT|CUAP-CUAP

 

nama :
rumah :
omongan :
 
:) :( :D :p :(( :)) :x

TULISAN|SEBELUMNYA

ARSIP|LAMA

 

 

 

| Pengunjung | Feeds | Technorati | Oggix | Photobucket | Imageshack.Us | Kampungblog | Blogger | Blogfam | RSS | Kelakuan |

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia